The First Time : Chevrolet Trax

Kalau kata orang orang, selalu ada yang pertama dalam setiap hal, nah kali ini gue akan share pengalaman gue pertama kali dipercayakan sebuah mobil untuk di review. Gue pun bingung awalnya, karena di satu sisi gue bukan reviewer mobil juga, gue juga gak punya channel Youtube dimana gue mereview mobil (walaupun ada rencananya sih, doain aja jadi), tapi katanya gapapa, yasudah, setelah itu gue bilang nanti gue akan ceritakan sedikit tentang mobilnya disini.

Setelah sedikit riset riset online tentang mobilnya, gue mencoba menganalisis apa kira kira fitur yang bakal gue suka di mobil ini, nah kurang lebih dari riset online itu gue menemukan beberapa hal yang menurut gue menarik.

Yang pertama adalah mesinnya, 1.4L Turbo. Yang kedua, sunroof, gue paling suka mobil ada sunroofnya hahahaha.

Akhirnya setelah riset online itu, gue cuma penasaran kira kira kayak gimana mobilnya kalau gue liat langsung dan bisa gue bawa jalan jalan sendiri.

Jadi beginilah bentuk mobilnya, Chevrolet Trax yang baru, kebetulan unit pinjaman yang dikasih ke gue ini tipe tertingginya, jadi ada sunroofnya (YES!) kalau gak salah Trax ini keluar beberapa tipe di Indonesia, namun yang ada sunroofnya cuma tipe paling tinggi ini aja, jadi bisa dibilang beruntunglah gue. Desain depan mobil ini menurut gue terlihat cocok dengan image pemuda/pemudi ibu kota yang modern, dimana mengikuti perkembangan zaman adalah sebuah keharusan, dan first impression gue melihat muka depan mobil ini adalah mobil ini agak agak Camaro dijadiin SUV Mini, dan temen temen gue pun banyak yang komentar hal yang serupa.

Trax ini pun sempet gue bawa jalan jalan pagi ke Cars and Coffee, dimana orang orang cukup bingung kenapa gue bawa ini dan bukan bawa mobil gue hahahaha. Disatu sisi gue juga pengen tau komentar orang orang terhadap mobil ini. Gue juga sempet bikin kuesioner di Instagram gue apa yang kira kira orang orang mau tau dari mobil ini.

Tadi gue sempet mention dimana hal pertama yang menarik perhatian gue adalah mesinnya, 1.4L Ecotec Turbo, menurut hasil googling, mesin ini menghasilkan tenaga 138hp @ 4900-6000 rpm dan torsi 200Nm @ 1850-4900 rpm, jadi kalau melihat torsi puncak antara rpm tersebut, mobil ini harusnya enak buat digas didalam kota maupun jalan toll. Memang betul dimana mesin ini cukup asik untuk digunakan di mobil ini, dan gue paling suka karakternya ketika mesin berada didalam putaran dimana torsi maksimal berada, dan hal itu cukup nagih, jadi gue kadang di lampu merah suka ngegas agak dalam untuk segera sampai di batas kecepatan maksimal baik di dalam kota maupun di jalan toll, bisa dibilang mesin ini oke untuk membawa mobil ini, gak lemot dan mengakomodir pengemudi pengemudi yang suka ngegas lumayan dalam.

Tadi gue mention selain mesin gue juga suka bahwa mobil ini punya sunroof. Ya, gw adalah orang yang sangat suka sunroof, jadi adanya sunroof di mobil ini juga menurut gue adalah nilai plus. Gue suka ada sunroof karena menurut gue membuat interior mobil menjadi lebih luas.

Mengenai interiornya menurut gue juga oke buat pemuda/pemudi yang gak mau ketinggalan zaman. Jok cukup baik buat selera gue, dimana posisi mengemudi membuat gue bisa duduk cukup rendah dan buat jalan jalan juga gak pegel. Kualitas interior juga menurut gue cukup baik dimana semua bahan dan finishing dari bagian yang bersentuhan dengan badan tampak baik.

Ada colokan USB untuk mengisi daya telepon seluler yang sudah menjadi kebutuhan primer juga, ada koneksi bluetooth untuk telepon pintar juga, jadi untuk mengangkat telefon cukup menekan tombol di kanan setir, tidak perlu memegang telepon seluler untuk mengangkat telefon. Koneksi bluetooth nya juga bisa untuk memainkan lagu yang ada di telefon, jadi jangan khawatir mati gaya karena tidak tau mau memainkan lagu apa, tinggal buka aplikasi streaming saja.

Ada onboard computer juga dimana bisa memantau banyak fungsi, dari tekanan ban hingga yang paling menarik, konsumsi BBM. Kenapa gue bilang konsumsi BBM adalah hal yang menarik? Karena saat gue bertanya di Instagram Stories, hampir 70% bertanya berapa konsumsi BBM dari Trax ini, jadi kayaknya banyak orang yang penasaran dengan konsumsi BBM dari mobil ini, dan tampaknya konsumsi BBM memang menjadi pertimbangan penting banyak orang untuk memilih kendaraan. Nanti kita akan bahas di akhir.

Ini juga fitur yang menarik buat gue, ada colokan seperti colokan dirumah. Jadi gue bisa ngecharge laptop dan kamera. Ini pasti kepakai apabila penggunanya suka kelupaan ngecharge laptop (seperti gue) dan dalam keadaan keadaan tertentu dimana colokan rumah akan menjadi penting.

Nah masuk di dalam bagian dimana banyak orang penasaran, konsumsi BBM. Jadi setelah gue bawa selama beberapa hari, gue mendapat konsumsi BBM 9.5L/100KM atau sekitar 10.5 KM/L. Rute gue bawa beberapa hari itu kombinasi dari macet macetan ala Jakarta, hingga sempet muter jalan tol. Dengan karakter bawa gue yang menurut gue kadang agresif, dimana gue pas nyoba ini suka banget akselerasi cepatnya ketika dari berhenti hingga sampai batas kecepatan dalam kota atau jalan toll, menurut gue cukup irit, kalau bawa nya lebih kalem lagi atau ketika sudah menemukan celah untuk iritnya, gue yakin ini mobil bisa lebih irit lagi. Walaupun ya kalo kata gue ya digas aja, mesinnya enak buat digas soalnya, sangat mendukung buat fun to drive.

Akhir kata, kurang lebih begitu ulasan gue terhadap mobil Chevrolet Trax ini, cukup fun to drive, dengan fitur yang cukup dan kualitas interior yang oke, menurut gue bakal jadi pilihan menarik untuk segmen pemuda/pemudi kota besar yang ingin tampil beda~

 

Words and Photos by Ardian Pradana

Bonus Photos

Share this Post

Leave Your Comment