MUDIK : YEARLY TRADITION

Sebagai salah satu tradisi tahunan di Indonesia, mudik merupakan momen dimana setiap keluarga melakukan perjalanan untuk bertemu kembali dengan sanak keluarga di kampung halaman. Momen mudik yang biasanya dilakukan di hari raya ini merupakan sebuah perjalanan dimana setiap pengguna kendaraan akan melakukan perjalanan yang relatif jauh sehingga dibutuhkan persiapan yang matang.

Persiapan baik dari fisik, mental, rencana perjalanan hingga kendaraan menjadi mutlak agar momen mudik ini menjadi pengalaman yang menyenangkan dan aman. Kendaraan merupakan salah satu faktor yang menentukan dalam perjalanan mudik, mempersiapkan kendaraan dalam kondisi prima harus dilakukan agar semua berjalan aman. Menginspeksi kendaraan sebelum perjalanan mudik adalah hal wajib yang harus dilakukan demi keamanan, efisiensi dan performa kendaraan selalu baik.

Perencanaan perjalanan juga menjadi faktor krusial yang harus dipertimbangkan, perencanaan rute hingga mempersiapkan bahan bakar agar tidak mengalami habis bahan bakar harus dilakukan. Kendaraan modern yang mayoritas digunakan sekarang memiliki efisiensi bahan bakar yang baik, dengan kapasitas tangka bahan bakar yang cukup, kendaraan era modern ini dapat melakukan perjalanan jarak jauh.

Untuk mudik sendiri saya bisa dibilang melakukannya “lawan arah”, karena beberapa tahun belakangan, saya mudik melawan arus mudik pada umumnya, sehingga kemacetan mudik bisa dibilang bukan menjadi permasalahan untuk saya. Bisa dibilang juga, ketika musim mudik tiba, arah saya untuk pulang kampong justru menjadi sangat lancar, karena mayoritas pemudik tidak searah dengan saya.

Walau begitu, persiapan tetap menjadi penting, perencanaan perjalanan untuk saya adalah hal mutlak yang harus dilakukan, baik dari mengecek rute, mempersiapkan tempat istirahat hingga mengisi bahan bakar. Hal terakhir merupakan hal penting, karena apabila bahan bakar habis akan sangat merepotkan, sedangkan untuk tempat istirahat biasanya relatif banyak di perjalanan.

Kali ini Shell V-Power menjadi pilihan saya untuk bahan bakar kendaraan saya. Dengan angka oktan 95 dan teknologi Dynaflex, bahan bakar ini memang diperuntukan untuk menunjang efisiensi dan performa dari kendaraan. Untuk musim mudik, efisiensi merupakan hal penting, karena perjalanan jauh, setiap liter bahan bakar yang bisa dihemat oleh para pemudik pasti akan berdampak positif ke lingkungan.

Bisa dibilang di web maximumdog ini kita sering membahas motorsport dan kendaraan yang dimodifikasi untuk kecepatan, namun untuk kendaraan harian, saya bisa dibilang sangat gemar dengan kendaraan dengan efisiensi tinggi, bahkan saya sendiri merupakan penggemar mobil hybrid hahaha, agak tidak nyambung memang dengan motorsport.

Kembali ke topik mudik, kadang mudik juga bisa menjadi ajang tantangan yang mengasyikan, bukan untuk kebut-kebutan sampai ke tujuan tentunya, namun untuk mengukur efisiensi dari kendaraan yang digunakan. Menggunakan metode baik mengisi bensin dari full to full atau menggunakan computer yang ada di kendaraan masing masing untuk mengukur konsumsi bahan bakar menjadi salah satu tantangan yang biasa saya lakukan.

Dengan tantangan pribadi tersebut tentu akan memacu diri untuk merencakanan perjalanan dengan baik dan mengemudi dengan efisien, sehingga konsumsi bahan bakar akan menjadi minimal. Dengan menggunakan Shell V-Power efisiensi juga menjadi lebih maksimal dan mesin menjadi lebih bersih dan dingin. Sayangnya saya tidak menghitung secara akurat konsumsi bahan bakar saya saat perjalanan kemarin, namun dari hitung-hitungan kasar saya mendapat konsumsi sekitar 1 liter untuk 16 kilometer, bisa dibilang angka tersebut sangat baik.

Akhir kata, momen mudik tahunan merupakan salah satu budaya Indonesia dari tahun ke tahun, baik menggunakan kendaraan umum hingga pribadi, mudik sudah menggerakan banyak orang ke seluruh penjuru Indonesia. Semoga momen hari raya ini menjadikan silaturahmi semankin erat dengan kolega mau keluarga. Selamat hari raya.

 

Share this Post

Leave Your Comment