Little Bit Trip: Gymkhana Tegal

Kali ini, gue akan bercerita dikit dan lebih banyak foto tentang kejurnas Auto Gymkhana yang diadakan di Kota Tegal. Dulu Auto Gymkhana ini namanya Slalom di Indonesia, nah sejak tahun lalu atau tahun ini jadi namanya Auto Gymkhana. Gue sempet dapat beberapa inputan dari teman teman, kenapa gue gak pernah motret kejuaraan slalom/gymkhana, akhirnya kali ini ada kesempatan, dan di satu sisi bisa sekalian jalan jalan.

Seinget gue, gue berangkat sekitar jam 5 pagi dari apartemen gue di Bandung, setelah mengisi bensin dan membeli perbekalan di jalan, gue pun berangkat menuju Tegal.

Menurut gue hal yang menarik di perjalanan menuju tegal adalah gue bisa cruising konstan di toll dengan kecepatan 100kmh selama kurang lebih 3 jam, kapan lagi kan? Selama ini gue kalau bolak balik Bandung-Jakarta gak bisa tuh jalan segitu, macet. Disini gue bisa jalan konstan, enak. Satu hal lagi, perjalanan gue kemaren Bandung-Tegal itu jauh lebih cepat daripada rata-rata perjalanan gue biasa Bandung-Jakarta, padahal jarak ke Tegal itu hampir 2 kali jarak ke Jakarta.

Ya akhirnya gue pun sampai di alun alun kota tegal dimana Kejurnas Auto Gymkhana ini berlangsung, saat gue sampai kebetulan acara sudah dimulai dan Zero Car sudah mau masuk ke dalam track, untungnya pas untuk mengambil sedikit foto dari Zero Car ini.

Toyota 86 dari TTI kalau gak salah, mobil ini juga sering diparkir di paddock Sirkuit Sentul kalau lagi ISSOM.

Setelah Zero Car itu lewat, dimulai lah heat 1 dari kejurnas Auto Gymkhana ini, kelas yang pertama kali start itu kelas A, yaitu mobil penggerak roda depan.

Ini kelas ramai banget, seinget gue waktu heat 1 itu pesertanya ada lebih dari 100.

Di event ini pun gue menyadari, bahwa motret Slalom/Gymkhana ini beda bener sama motret yang lain. Butuh penyesuaian di awal dimana gerakan mobil yang mengikuti cabang ini beda dengan yang lain.

Setelah kelas A selesai, dilanjutkan dengan kelas B, dimana merupakan gerak roda belakang. Di kelas ini banyak truk pick up yang mengikuti kelas ini.

Ada juga starlet KP.

Bahkan ada lagi Toyota Starlet KP, gue belum pernah liat Starlet KP sebelumnya, dan disini akhirnya ngeliat.

Daihatsu HiMax ini terlihat lucu banget menurut gue.

Bahkan di kelas roda belakang ini ada yang mengikutinya naik Suzuki Jimny.

Kelas yang terakhir itu kelas F, kalau dari gue nanya nanya, ini kayak kelas A dengan modifikasi yang lebih bebas. Sewaktu kelas ini lewat, memang terlihat mobilnya lebih kencang, yang otomatis waktunya pun lebih kencang.

Toyota Etios dari Toyota Team Indonesia ini kemarin terlihat mendominasi kelas F ini.

Ada juga Toyota Yaris dari HTJRT.

Berhubung acaranya hanya 1 hari, gue dikasitau memang acaranya bakal sampai malam.

Awalnya yang gue kira bakal gelap, ternyata alun alun kota Tegal ini jadi terang banget.

Penerangan yang sangat memadai ini membuat mengambil foto jadi gak susah kalau kata gue.

Semakin malam, penontonnya juga semakin ramai, awalnya yang gue bisa motret dari samping pagar pun akhirnya ketutupan oleh penonton. Gila memang, semua lapisan masyarakat kayak datang ke track untuk bisa nonton.

Lalu berhubung gue harus balik ke Bandung, gak lama setelah heat ke 2 gue pun balik duluan. Memang menarik banget cabang Auto Gymkhana ini dimana gue bisa melihat hal hal baru, bisa interaksi ama banyak orang, bisa ngobrol ngobrol ama penonton juga. Mudah mudahan lain kali ada kesempatan lagi untuk berangkat memotret cabang ini.

Sisanya foto aja yee hehehehe.

 

Thank You Tegal..

 

Photos and Words by Ardian Pradana

Share this Post

Leave Your Comment