Capturing Rarity : LHD 7 Series in Jakarta

Ada kalanya kita menemukan hal baru dalam hidup, misalnya rutinitas baru atau mencari tempat nongkrong baru dan sebagainya. Kali ini gue menemukan beberapa hal baru dalam keseharian gue, yang satu kamera, dan yang satu lagi mobil yang akan kita bahas. Gue bakal bahas kameranya dulu sedikit.

Kebetulan saat ketemu mobil BMW 730i E32 ini gue gak bawa DSLR yang biasa gue bawa, melainkan gue membawa ini, Canon EOS M. Jadi EOS M ini kebetulan gue dipinjemin, selain karena penasaran, gue juga pengen mengurangi beban, karena DSLR yang gue punya itu lumayan berat, dan setup menggunakan EOS M ini bener bener enteng. Sebagai perbandingan, Canon 5D mark III yang biasa gue bawa itu beratnya 860 g body only, tanpa baterai dan lensa, untuk EOS M ini gue itung itung dengan adapter EF ke EOS M dan lensa 24mm pancake, beratnya gak sampai 800g, berasa banget jadinya.

Sama satu lagi, gue juga penasaran dengan performance kamera ini, dirilis pada tahun 2012, bisa dibilang EOS M gen 1 ini udah cukup berumur, ada juga beberapa fitur penting yang gak ada di EOS M ini, salah satunya adalah electronic view finder (EVF) dan menurut gue tombol pengoperasiannya cukup dikit, jadi banyak fungsi yang lebih cepat lewat touch screen, dan gue bukan penggemar touch screen.

Namun singkat kata, EOS M ini mengakomodir keperluan gue untung kamera jalan-jalan, bukan buat kerjaan yang serius. Seperti ketika ketemu mobil temen gue ini, gak direncana untuk photoshoot, eh tapi tiba tiba ada parkiran kosong yang menarik untuk mengambil gambar mobilnya, dan kebetulan mobilnya pun unik, maka terjadilah.

BMW 730i E32, sebuah kendaraan yang cukup langka di Indonesia, pada zamannya mobil ini baru tidak banyak yang membeli kendaraan ini, kalau menurut beberapa teman teman, pada masa itu lebih favorit Mercedes Benz S Class, namun ya gue kurang tau bener apa engga, mungkin kalo ada data penjualannya di masa itu, bisa ketauan mana yang beneran populasinya lebih banyak.

Terlepas dari persaingan dengan Mercedes S Class, gue yakin mobil ini punya penggemarnya tersendiri, seperti teman gue yang bisa dibilang sangat menggemari BMW terutama Seri 7.  Kebetulan juga E32 ini bukan seri 7 pertama milik dia, dan spesifikasi mobil E32 ini cukup langka, kenapa begitu?

Left Hand Drive (LHD), spesifikasi ini merupakan hal yang paling unik di E32 ini, karena jalanan di Indonesia menganut setir kanan atau Right Hand Drive (RHD) sedangkan setir mobil ini malah ada di kiri.

Mungkin faktor dimana unit E32 ini merupakan LHD, membuat kawan gue ini mempertahankan kondisi original dari E32 ini, hanya diberikan velg BBS RC090. Sisanya dibiarkan standar, dan menurut gue juga mobil ini udah cukup nyetel banget walau hanya diganti velgnya, dan bagaimanapun mobil ini pada masanya merupakan mobil bagus, jadi kayaknya gak usah banyak ubahan juga udah bagus, bener gak?

 

Jadi ya akhir kata, gak perlu ribet nyari tempat sama menyiapkan gear yang aneh aneh, kadang kala, yang simpel dan tidak ribet itu juga bisa jadi. Walaupun ya kalau disiapkan dengan baik dan membawa gear yang sesuai dengan tempat dan kondisi pasti hasilnya bisa lebih maksimal dan mudah dikerjakan.

Until next time~

Words and Photos by Ardian Pradana

 

Share this Post

Leave Your Comment